Rapat Anggota Tahunan 2019

Sabtu, 9 Februari 2019 KSPPS BMT Artha Barokah kembali mengadakan Rapat Anggota Tahunan sebagai salah satu agenda wajib setiap tahun bagi badan usaha koperasi. Dalam RAT tersebut dibahas tentang pertanggungjawaban pengurus koperasi selama satu tahun kepada anggota KSPPS BMT Artha Barokah.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIb ini dihadiri oleh Muspika Kecamatan Imogiri, Kepala KUA Kecamatan Imogiri, Dinas Koperasi dan UKM DIY, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Bantul, Puskopsyah Bantul, Puskopsyah DIY serta Pimpinan Dompet Dhuafa Jogja.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Kecamatan Imogiri Ibu Sri Kayatun menyampaikan harapannnya terhadap KSPPS BMT Artha Barokah sebagai lembaga keuangan mikro yang fokus terhadap UMKM agar dapat membantu mengembangkan ekonomi warga Kecamatan Imogiri khususnya sehingga tidak ada lagi warga miskin di Kecamatan Imogiri. Dinas Koperasi dan UKM DIY juga menyampaikan harapannnya, bahwa seiring dengan bertambahnya aset KSPPS BMT Artha Barokah yang kini mencapai 9M maka tentunya memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Diharapkan KSPPS BMT Artha Barokah bisa amanah dalam pengelolaannya serta semakin bermanfaat untuk masyarakat.

Dalam acara RAT 2018 ini, KSPPS BMT Artha Barokah juga memperkenalkan produk baru berupa Simpanan Umrah dimana BMT Artha Barokah bekerja sama dengan PT Aisyah Tour DIY pimpinan Ustad Adi Abdilah. Untuk membuka rekening simpanan umrah diperlukan setoran awal sebesar Rp. 100.000,- dan akan langsung memperoleh hadiah saldo sebesar Rp. 500.000,- dengan syarat umrah menggunakan travel umrah yang telah bekerja sama dengan BMT. Apabila menggunakan travel umrah di luar mitra BMT Artha Barokah maka hadiah saldo Rp. 500.000,- tersebut akan hangus. Diharapkan dengan adanya program simpanan umrah ini dapat memotivasi dan membantu masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah ke tanah suci.

Rapat Anggota Tahunan BMT Artha Barokah tahun 2017

Dalam Anggaran Dasar KSPPS BMT Artha Barokah pasal 42 ayat 3 menyebutkan bahwa salah satu tugas dan kewajiban serta tanggung jawan pengurus BMT Artha Barokah adalah untuk menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan serta mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kepengurusannya yang kemudian untuk ditelaah, dipelajari, dibahas dan disahkan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Secara umum, kinerja Pengurus dan Pengelola BMT Artha Barokah dapat dikatakan lebih baik dan berhasil dari tahun sebelumnya. Keberhasilan ini tentu saja tidak lepas dari partisipasi seluruh anggota, pengelola, pengurus, pengawas dan berbagai pihak yang terkait. RAT bertujuan agar dapat diterima dan disahkannya Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Tahun Buku 2016 dan Penetapan Program Kerja Pengurus serta Anggaran Pendapatan dan Biaya untuk satu tahun ke depan yang tertuang dalam Keputusan Rapat Anggota Tahunan.

RAT tahun 2017 dan tutup buku tahun 2016 diadakan pada 5 Februari 2016 di Pendopo Kecamatan Imogiri. Acara ini mengangkat tema "Bersama Membangun Negeri", dimana BMT Artha Barokah berharap dapat ikut serta membangun negeri dengan membangun perekonomian masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Kasi Pengawasan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Bantul, Puskopsyah Bantul, Camat Kecamatan mogiri dan jajaran Muspika Kecamatan Imogiri.

Diharapkan evaluasi dan penilaian yang diberikan oleh seluruh anggota dan para tamu undangan yang hadir, dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan BMT Artha Barokah kepada para nasabah dan meningkatkan kesejahteraan hidup anggota dan masyarakat sekitar BMT Arta Barokah.

Upgrading Arba Group

Sabtu, 10 Desember 2016 BMT Artha Barokah kembali mengadakan upgrading karyawan. Namun ada yang spesial di acara upgrading karyawan bulan ini. Bila acara upgrading karyawan biasanya rutin dilakukan pada acara kebersamaan setiap Sabtu awal bulan dengan bergilir di rumah karyawan, kali ini acara diselenggarakan di Pantai Goa Cemara Bantul dengan agenda outbond dan koordinasi resolusi BMT Artha Barokah di tahun 2017. Acara ini juga diikuti oleh karyawan BMT Artha Barokah dari kantor jaringan Karanganyar dan BMT Sunan Kalijaga. Sehingga seluruh karyawan Arba Group dapat seluruhnya berkumpul pada momen tersebut.

img-20161210-wa0020

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan mempererat rasa persaudaraan antar karyawan BMT Artha Barokah, menciptakan kekompakan dan rasa kepedulian antara karyawan dan pimpinan serta mewujudkan budaya kerja disiplin, bersih, tertib, teratur, rapi dan santun atau yang disingkat “Dibertiterasa”.

Acara ini dimulai dengan sarapan bersama di RM Soto Rejeki Palbapang Bantul, sembari menunggu seluruh karyawan berkumpul. Tepat pukul 08.00 WIB, rombongan berangkat bersama-sama menuju Pantai Goa Cemara. Konsekuensi  bagi karyawan yang terlambat adalah ditinggal rombongan dan yang pasti jatah semangkuk soto yang lezat pun melayang. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan jiwa disiplin dalam segi waktu pada diri karyawan BMT Artha Barokah.

15442249_1532209853459947_4463606026477187396_n

Sesampainya di Pantai Goa Cemara, acara dilanjutkan dengan pemanasan yang dipimpin oleh Pak Kasidi. Kemudian dilanjutkan fun game yang diisi oleh tim outbond Mas Ahsan. Game yang diterapkan pun berkaitan dengan organisasi dan kepemimpinan. Sikap tanggung jawab, kerjasama, kekompakan, toleransi, kepedulian, strategi problem solving dan tidak mengedepankan ego menjadi kunci sukses dan majunya sebuah perusahaan. Setelah fun game, acara dilanjutkan dengan koordinasi akhir tahun dan penyusunan  resolusi BMT Artha Barokah di tahun 2017.

img-20161210-wa0035

Melalui kegiatan ini, diharapkan sikap-sikap yang ditanamkan melalui fun game  dapat diwujudkan oleh karyawan BMT  Artha Barokah serta resolusi BMT Artha Barokah di tahun 2017 dapat dicapai sehingga BMT Artha Barokah dapat menjadi perusahaan yang maju dan membawa maslahah bagi seluruh masyarakat.

Riba

Riba secara bahasa berarti ziyadah (tambahan) atau nama' (berkembang). Secara istilah, riba berarti tambahan yang diambil pada harta atau modal yang dipinjamkan untuk jangka waktu tertentu. Praktek riba diharamkan oleh Allah sebagaimana firmannya dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 275 yang artinya:

"Allah Swt. telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba."

Ancaman Allah bagi para pelaku riba juga disebutkan dalam Surat An Nisa ayat 161:

" Dan disebabkan karena mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih."

Secara sederhana, riba dibagi menjadi 2 macam yaitu riba qardh atau riba dalam pinjaman dan riba al buyu' atau riba dalam jual beli.

Riba Qardh

Riba Qardh adalah riba yang terjadi pada transaksi utang piutang yang tidak memenuhi kriteria untung muncul bersama resiko (al ghunmu bil ghurmi) dan hasil usaha muncul bersama biaya (al kharraj bidh dhaman). Jadi untung dan hasil usaha diperoleh seiring berjalannya waktu, dalam hal ini waktu penangguhan pinjaman. Oleh karena itulah pemilik modal dipastikan selalu untung tanpa adanya resiko dan biaya yang dikeluarkan karena pinjaman yang diberikan nanti akan kembali utuh padanya dan masih mendapat tambahan dari modal pokok yang dipinjamkan. Hal inilah yang tidak diperbolehkan karena dalam bisnis selalu ada kemungkinan untung dan rugi. Sedangkan dalam kasus ini, ketidakpastian untung rugi tersebut berubah menjadi suatu kepastian, yaitu pasti untung.

Dalil yang melarang riba qardh adalah sebagai berikut:

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepad Allah Swt. dan tinggalkanlah sisa riba yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman." (QS Al Baqarah : 278)

Riba qardh terjadi dalam setiap produk keuangan yang menggunakan transaksi pinjaman/kredit berbungan, baik yang dilakukan antarindividu atau lembaga keuangan. Di antara contohnya adalah sebagai berikut:

  1. Produk-produk perbankan konvensional seperti pembayaran bunga kredit dan pembayaran bunga deposito, tabungan, giro dan lain sebagainya.
  2. Produk-produk lemaga finance konvensional, seperti kredit pembiayaan kendaraan bermotor.
  3. Pengenaan bunga pada transaksi kartu kredit yang tidak dibayar penuh tagihannya.
  4. Dalam asuransi konvensional, dana premi yang dikelola di Lembaga Keuangan Konvensional dengan fasilitas pinjaman berbunga dan lain-lain.

Riba Buyu'

Riba buyu' adalah riba yang timbul akibat pertukaran barang sejenis yang berbeda kualitas atau kuantitasnya atau berbeda waktu penyerahannya (tidak tunai). Riba buyu' disebut juga riba fadhl, yaitu riba yang timbul akibat pertukaran barang sejenis yang tidak memenuhi kriteria sama kualitas (mitslan bi mitslin), sama kuantitasnya (sawa-an bi sawa-in) dan sama waktu penyerahanyya (yadan bi yadin). Jual beli atau pertukaran semacam ini mengandung gharar, yaitu ketidakadilan bagi kedua belah pihak akan nilai masing-masing barang yang dipertukarkan. ketidakpastian ini dapat menimbulkan tindakan zalim terhadap salah satu pihak, kedua pihak atau pihak-pihak lain.

Sebagai catatan yang dimaskud dengan transaksi jual beli dalam definisi ini adalah jual beli barang-barang ribawi, seperti mata uang atau uang. dalam perbankan, riba fadhl dapat ditemui dalam transaksi jual beli valuta asing yang tidak dilakukan dengan cara tunai (spot). Di antaranya transaksi forward, swap dan option dalam transaksi valuta asing, karena transaksi antara mata uang berbeda dengan penyerahan tidak tunai itu termsuk riba buyu'.

 

Sumber:

Karim, Adiwarman A., dan Oni Sahroni. 2015. Riba, Gharar dan Kaidah-kaidah Ekonomi Syariah Analisis Fikih dan Ekonomi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Wisata Si Beta

Si Beta (Simpanan Berhadiah Wisata) merupakan salah satu produk simpanan Baitul Tamwil Artha Barokah dimana simpanan yang disetorkan ditujukan untuk wisata yang diselenggarakan oleh BMT Artha Barokah.

Program ini telah tiga kali sukses melaksanakan wisata bersama para na sabah Si Beta. Wisata yang pertama tahun 2013 di Jawa Timur yaitu di Goa Gong dan Pantai Telengria. Wisata yang kedua tahun 2014 dilakukan di Jawa Tengah dengan tujuan Owabong dan Goa Jatijajar serta wisata yang ketiga dilakukan 9 Agustus 2015 lalu di Kebumen yaitu di Pantai Suwuk dan Benteng Van Der Wijck.

Dua armada bus digunakan untuk mengangkut peserta wisata setiap tahunnya. Ini menunjukkan antusiasme nasabah cukup tinggi dengan adanya program ini. Peserta wisata yang merupakan nasabah Si Beta berasal dari berbagai daerah di sekitaran Imogiri ini mengaku senang dengan adanya program ini. Mereka dapat berwisata dengan simpanan yang mereka setorkan setiap bulannya sehingga tanpa terasa dapat digunakan untuk berwisata keluar Kota Yogyakarta. "Bis e adem, makanane yo enak Mbak. Tempate yo apik-apik." Terang salah satu peserta yang ikut wisata. Fasilitas yang diperoleh peserta antara lain bis full AC, tiket masuk obyek wisata, snack, makan siang, dan dokumentasi.